30 Hari di Lapangan, 3 CPNS TN Taka Bonerate seminarkan hasil aktualisasi di Pusdiklat KLHK Bogor

Foto bersama dengan Mentor dan Pelatih setelah Presentasi

Pusdiklat KLHK – Bogor (Rabu, 11 September 2019). Setiap CPNS dimasa kini dituntut untuk mampu mengaktualisasikan substansi materi pembelajaran yang telah dipelajari melalui
proses pembiasaan diri yang difasilitasi dalam pembelajaran agenda Habituasi. Dari hal itu 3 (tiga) CPNS TN Taka Bonerate yang terdiri dari dua orang Calon Polhut Ahli Pertama dan satu orang Calon PEH Ahli Pertama memaparkan hasil kegiatan aktualisasi di Pusdiklat KLHK Bogor (10/09) yang telah dilaksanakan sebulan di lapangan.

Mentor dari Balai TN Taka Bonerate Raduan, SH juga selaku Ka SPTN Wil.1 Tarupa

Andi Firman Ali Safaat, SP selaku calon Polhut memaparkan hasil kegiatan aktualisasi dengan mengangkat isu “informasi gangguan kawasan dari aktivitas destructive fishing dan illegal fishing yang belum informatif kepada masyarakat di SPTN Wil.1 Tarupa, TN Taka Bonerate” dengan output akhir berupa infografis yang dibuat menjadi poster dan leaflet yang dipaparkan dan disebar ke masyarakat melalui kegiatan sosialisasi. Diharapkan dengan adanya informasi ini dapat menjadi langkah awal kepada seluruh pihak yang berkepentingan terutama masyarakat untuk meningkatkan pengawasan aktivitas illegal di kawasan SPTN Wil.1 Tarupa.

Renhard Christian Manurung, S.Hut. juga seorang calon Polhut Ahli Pertama lebih menekankan pada isu rendahnya partisipasi masyarakat Rajuni Kecil dalam pelaporan kegiatan destructive fishing dikawasan TN.Taka Bonerate, dengan kegiatan pemecahan isu yakni pembuatan Peta Gangguan Kawasan Resort Rajuni Kecil, pembuatan blanko pengaduan masyarakat terhadap kegiatan DF , sosialisasi hingga pembuatan leaflet. Output akhir dari kegitan yang dilakukan berupa peta gangguan, blanko pengaduan, laporan sosialisasi dan leaflet.

Presentasi CPNS Renhard didepan Mentor dan Pelatih

Andi Rezki Mutmainnah, S. Hut. sebagai satu-satunya CPNS PEH Ahli Pertama di Balai TN Taka Bonerate mengangkat isu belum optimalnya interpretasi objek daya tarik wisata alam (ODTWA) di Resor Jinato. Kegiatan pemecahan isu yang dilakukan diantaranya inventarisasi potensi objek daya tarik wisata, pembuatan Peta Jalur Interpretasi Teresterial dan Akuatik Resort Jinato, pembuatan infografis dan leaflet wisata Jinato.

Karya berupa leaflet penyuluhan

Sesuai arahan Kepala Balai TNTR Faat Rudianto, S.Hut, M.Si. dimana CPNS harus benar mengintegrasikan dan mengaktualisasikan pembelajaran yang didapat selama diklat.

Raduan, SH selaku mentor yang membimbing sejak pembuatan rancangan hingga pelaksanaan dan pelaporan hasil kegiatan aktualisasi menyampaikan bahwa apa yang dilaksanakan oleh adik-adik CPNS ini sangat bermanfaat dan membantu pihak balai dalam mengambil langkah kebijakan pengelolaan ke depannya.

Leaflet ini disebar dalam kawasan TNTBR sebagai media penyadaran buat masyarakat

Dr. Nurtjahjawilasa dan Eka Sari Nurhidayati, S.Si., M.Si selaku coach dan penguji sangat antusias terhadap output yang dilaporkan. Mereka berharap apa yang dikerjakan di aktualisasi tidak berhenti sampai disini, hendaknya dilakukan untuk seterusnya agar mencapai fungsi ASN yaitu sebagai pelaku kebijakan publik, pelayan publik dan pemersatu bangsa di UPT tempat bekerja.

Pengirim : Andi Firman Ali Safaat (Calon Polhut)
Editor : Asri (PEH Penyelia)