Penutupan Pelatihan Menyelam Bagi Masyarakat di 6 Desa di Dalam Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate

Acara penutupan Pelatihan Menyelam Bagi Masyarakat di 6 Desa di Dalam Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate Tahun 2017 dilaksanakan malam ini tanggal 20 April 2017 bertempat di kantor Balai Taman Nasional Taka Bonerate. Turut hadir dalam acara ini, Kepala Bapelitbangda Kepulauan Selayar, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Tarupa dan Wilayah II Jinato dan beberapa Kepala Desa di dalam Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate.

Dr. Syafyudin Yusuf, ST. MSi. mewakili Dekan Fakultas Ilmu Kelauatan dan Perikanan Universitas Hassanudin sekaligus bertindak sebagai Instruktur Pelatihan Selam dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini berlangsung dengan baik dan sesuai dengan target yang direncanakan sebelumnya. Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan menyelam tingkat dasar Open Water Diver dinyatakan lulus.

Ridwan (salah satu peserta kegiatan) dari Pulau Tarupa menyampaikan pesan dan kesannya bahwa setelah mengikuti pelatihan ini akan mensosialisasikan materi pelatihan menyelam kepada masyarakat nelayan tentang pentingnya memperhatikan tehnik menyelam agar tidak terjadi hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan dalam penyelaman misalnya dekompresi. Pelatihan ini juga menjadi sumber informasi dan inspirasi masyarakat pesisir untuk merencanakan kegiatan yang dapat menjadi sumber mata pencaharian sampingan misalnya sebagai pemandu dan operator wisata.

Kegiatan pelatihan menyelam yang terselenggara atas kerjasama Balai Taman Nasional Taka Bonerate dan Universitas Hasanuddin ini mencetak penyelam dengan lisensi Open Water Diver yang diterbitkan oleh lembaga pendidikan selam ADSI-INA (Association of Diving School Indonesia). Para peserta dari 6 desa di dalam kawasan yang telah mengikuti pelatihan diharapkan secara mandiri menginisiasi kegiatan pemanduan wisata dimasing-masing desa, sehingga kunjungan wisata tidak terpusat lagi di satu site yaitu Pulau Tinabo.