Badai Siklon Dahlia hampir menghambat Monitoring Lamun di SPTN II Jinato

Pulau Pasitallu Timur – Kepulauan Selayar (02/12/2017). Badai Dahlia memporak-porandakan pesisir barat wilayah Indonesia bahkan imbasnya terasa hingga ke pesisir kawasan yang dimana posisi TN. Taka Bonerate berada di laut Flores.
Kondisi ini bahkan hampir menghambat salah satu kegiatan rutin fungsional TNTBR (Taman Nasional Taka Bonerate) yaitu Monitoring Tutupan Lamun Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Jinato yang lokasi di Pasitallu Timur Desa Khusus Pasitallu.
Namun di tengah kondisi cuaca yang cukup ekstrem tersebut tim tetap melaksanakan kegiatan dengan penuh kehati-hatian tentunya. Dan alhamdulillah, kegiatan yang dikerjakan di penghujung November hingga memasuki awal Desember ini bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
Terdapat tiga stasiun amatan dengan ukuran 10 meter persegi dengan jarak antar kuadran 5 meter dimana ukuran kuadran 50 cm persegi.
Berdasarkan amatan sementara tutupan lamun yang ada masih dalam kondisi yang masih sangat baik dengan jumlah sebaran jenis yang ditemukan 4 jenis Thalassia hemprichii (TH) , Cymodecea rotundata (CR), Syringodium isoetifolium (Si), Enhalus acoroides (EA). Jumlah individu yang hampir berimbang di kedua jenis yaitu CR dan TH.
Dengan masih terjaganya salah satu habitat penting ini, secara otomatis akan menjaga kelestarian biota yang hidup di padang Lamun.
Mari senantiasa untuk menjaga dan lestarikan 4 ekosistem penting Hutan (Daratan Tinggi, Rendah), Mangrove, Lamun dan Terumbu karang untuk keberlangsungan makhluk hidup.
Agar kelak anak cucu kita pun bisa turut merasakan dan menikmati keindahannya.

Penulis : Asri