209 views

Tim Biorock Indonesia Survey Lapangan untuk Pendalaman PKS dengan TNTBR

Benteng, 4 Juni 18. Bertempat di ruang rapat Balai TN Taka Bonerate dilaksanakan rapat bersama Tim Biorock Indonesia dan perwakilan United Nations Development Programme Indonesia (UNDP).

Tim diterima langsung oleh Kepala Balai Faat Rudhianto dan dihadiri oleh para petugas lapangan dan komandan resort.

“Pertemuan ini adalah tindak lanjut yang setelah Mei lalu kami menerima kunjungan Tim Biorock Indonesia dan UNDP, dan mengajak mereka bekerjasama untuk Pemulihan Ekosistem di wilayah TN. Taka Bonerate” Ucap Faat Rudhianto.

Secara garis besar program Biorock Indonesia ada tiga, yaitu : Pengembangan Masyarakat dimana pemulihan dikelola langsung oleh Organisasi Berbasis Masyarakat, Wokrshop dan Pelatihan Pemulihan Terumbu Karang dan Restorasi Laut.

Selama ini Biorock Indonesia cukup berhasil melakukan rehabilitasi habitat terumbu karang dengan cara transplantasi di Bali dan Maluku, menggunakan teknologi arus listrik tegangan rendah (elektroda).

“Dengan menggunakan teknologi arus listrik tegangan rendah ini (elektroda) prosentase tumbuh sampai 5 kali dengan cara transplantasi karang konvensional” Jelas Komang Astika Technical Instruktur Biorock Indonesia.

Meski demikian hasil transplantasi konvesional yang dilakukan di TN.TBR tergolong sukses, tumbuh sekira 1 cm/tahun.

Sebagai tindak lanjut, pada rapat tersebut Tim Biorock dan UNDP melakukan pendalaman terkait rencana Perjanjjan Kerjasama dengan TN. Taka Bonerate untuk membantu Pemulihan Ekosistem, dan lakukan survey ke lapangan selama 5 hari.

“Hari ini (04/06) kami akan langsung survey ke lapangan selama 5 hari kedapan, dan dari hasil survey ini nantinya akan menetukan apakah program biorock dapat dilakasanakan di wilayah TN. Taka Bonerate” Ucap Kamarauddin Azis salah satu TIM survey Biorock Indonesia.

—–

**

Penulis/ Foto : Asri