133 views

Pembinaan Kelompok PAAP : Transplantasi dan Monitoring Rajuni – Taka Bonerate

Pemberdayaan dan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat di dalam kawasan TN. Taka Bonerate semakin ditingkatkan, mulai dari pemanfaatan potensi wisata sampai ke perikanannya… 

Rajuni – Taka Bonerate, Kepulauan Selayar (Sabtu, 07 Juli 2018). Pemberdayaan dan peningkatan kapasitas kelompok masyarakat di dalam kawasan TN. Taka Bonerate semakin ditingkatkan, mulai dari pemanfaatan potensi wisata sampai ke perikanannya. Seperti yang dilakukan oleh kawan-kawan Fungsional Penyuluh di SPTN Wilayah I Tarupa, dari tanggal 28 s.d 29 Juni 2018 mereka melaksanakan Pelatihan Transplantasi dan Monitoring Terumbu Karang dengan metoda Rangka Spider kepada kelompok Pengelolaan Akses Area Perikanan (PAAP) – Forum Peduli Laut Rajuni-Latondu. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta dari Desa Rajuni dan Desa Latondu.

Forum Peduli Laut Rajuni-Latondu adalah kelompok masyarakat nelayan binaan Balai TN.TBR yang dalam proses inisiasinya dilakukan bersama-sama dengan mitra RARE Indonesia. Forum ini telah melakukan PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan Balai TNTBR tentang Penguatan Fungsi KPA berupa Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemberian Akses Area Perikanan di Zona Tradisional di TN.TBR. Lokasi pada zona dimaksud berada di perairan Taka Dangka – Taka Silebu dengan luas sekira 640 Ha.

Dari hasil FGD (Focus Group Discussion), Kelompok Forum Peduli Laut memiliki 5 bidang/divisi : Monitoring, Dakwah (Sosialisasi), Pengawasan, Organisasi, Sosial Ekonomi. Selain untuk penyegaran, Pelatihan Transplantasi & Monitoring Terumbu Karang ini adalah salah bentuk konkrit peningkatan kapasitas kelompok nelayan oleh Balai TNTBR, yang menjadi salah satu poin pelaksanaan kerjasama sebagaimana tercantum dalam PKS.

“Diharapkan melalui pelatihan ini, kelompok masyarakat nelayan dapat meningkat kemampuannya dalam melakukan transplantasi dan monitoring terumbu karang secara mandiri” Ucap Faat Rudhianto (Kepala Balai TNTBR).

Selama ini, upaya peningkatan kapasitas kelompok terus menerus dilakukan bekerjasama dengan mitra RARE, WWF dan WCS.

***

Sumber : Asep Pranajaya – Penyuluh

Foto : Irfandy Aznur – Penyuluh

Editor : Asri – PEH