Bina Cinta Alam Sekaligus Pembentukan Saka Wanabakti Kepulauan Selayar

BENTENG-KEP. SELAYAR, 13 oktober 2017. BCA (Bina Cinta Alam) kali ini tampak beda dari tahun-tahun lalu, kali ini pihak Balai TN. Taka Bonerate sekaligus membentuk satuan karya pramuka Saka Wanabakti di Kepulauan Selayar yang mempunyai orientasi kegiatan pramuka di bidang kehutanan.

Dalam laporan singkatnya ketua panitia kegiatan Hendi Supendi peserta terdiri dari 30 orang dari siswa setingkat SMA dari beberapa sekolah di Kab. Kepulauan Selayar. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari (13 sd. 14 Oktober 2017). Pada kegiatan tersebut dilakukan Pembentukan Pengurus 2017-2022, pemberian materi Bina Cinta Alam dan praktik lapangan. Dengan Materi-materi yang cukup padat mulai dari pengenalan organisasi, sejarah, pembinaan sikap, kepribadian dan disiplin Kepramukaan, pengenalan TNTBR, keanekaragaman hayati, pengenalan jenis-jenis dan fungsi kawasan konservasi, teknik penanaman dan penghijauan, transplantasi terumbu karang, penggunaan GPS serta pemanfaatan sosial media untuk kampanye konservasi dan wisata alam.

Kegiatan ini dibuka resmi oleh Kepala SPTN Wil. II Jinato (Abd. Rajab, SP. MP, mewakili Kepala Balai) yang juga dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Nur Aisyah Amnur, SP. MP) dan pengurus Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Kepulauan Selayar.

Dalam sambutannya, Kepala SPTN Wilayah II (Abd. Rajab, SP. MP) menyatakan bahwa menyusul tujuh Saka yang telah terbentuk di Kab. Kep. Selayar, Saka Wanabakti berupaya memberi pencerahan tentang organisasi Kepramukaan, informasi dan tata kelola Saka Wanabakti serta medan juangnya.

Abd. Rajab menambahkan bahwa terdapat empat krida Saka Wanabakti yaitu Tata Wana, Bina Wana, Guna Wana dan Reksa Wana sangat berkaitan dengan pengelolaan Balai Taman Nasional Taka Bonerate.

Dipenghujung acara Kepala Balai (Ir. Jusman) hadir sekaligus menutup kegiatan Bina Cinta Alam ini dengan menitipkan sebuah pesan bahwa kedepan pengelolaan Taman Nasional Taka Bonerate semakin berat dan memerlukan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat salah satunya dari Kepramukaan terkhusus Saka Wanabakti ini.

Dengan terbentuknya Saka Wanabakti menambah lagi satu satuan karya pramuka di Kepulauan Selayar yang sekaligus menjadi binaan dan mitra dalam mendorong pemulihan serta pelestarian kawasan Taman Nasional Taka Bonerate.