Di Masa Pandemi Covid-19, Tim Resor Tarupa Gagalkan Rencana Kejahatan Terhadap SDA&E

Resor Tarupa – Taman Nasional Taka Bonerate (Rabu, 22 April 2020). Ditengah pandemi Covid-19, rencana kejahatan terhadap sumberdaya alam dan ekosistem digagalkan oleh Tim Resor Tarupa, Seksi Pengelolaan Wilayah I Tarupa, Taman Nasional Taka Bonerate.

Hari ini (22/04) bertepatan dengan Hari Bumi, Tim melakukan patroli rutin menyisir wilayah kerja di Resor Tarupa dan kemudian menemukan pupuk yang disinyalir sebagai bahan bom untuk “destructive fishing”. Barang “haram” ini sebanyak 7 karung (5 karung berwarna kuning merek Cantik dan 2 karungnya bermerek Matahari yang telah dipindahkan dalam jerigen).

Bahan bom ini ditemukan di daratan P. Tarupa Kecil yang disembunyikan dalam lubang pasir kemudian ditutupi dengan semak-semak pada bagian atas.

“Ada 7 karung yang diamankan, 2 karung sudah dipindahkan dalam jerigen karena bahan ini mudah mencair, diperkirakan berat total 350 Kg, yang kemudian ditimbun, dilubang yang berbeda” jelas Agusriadi (Polhut) Kepala Resor Tarupa.

Agusriadi menambahkan bahwa baru kali ini berhasil menemukan di atas pulau, biasanya saat di kapal. Temuan tersebut atas informasi masyarakat dan diperkirakan barang ini dari P. Masudu Sulawesi Tenggara.

Lebih lanjut kejadian ini telah dilaporkan ke atasan langsung, Kepala SPTN Wilayah I Tarupa dan diteruskan ke kepala balai.

Saat ditemui, Kepala SPTN Wilayah I Tarupa, Raduan menyatakan bahwa barang bukti saat ini telah diamankan di Resor yang lain, guna melakukan lidik terhadap pemilik dan kemungkinan adanya barang bukti yang ditimbun di tempat lain.

Di tempat terpisah kepala balai, Faat Rudhianto menyampaikan bahwa pada masa pandemi ini, pelaksanaan tugas di Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) dan resor tetap berjalan seperti biasa, normal. Work From Home (WFH) hanya di berlakukan di kantor balai, dengan pertimbangan pulau cukup jauh serta masih aman dari penyebaran Covid-19, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan, serta termasuk pertimbangan keamanan dan gangguan kawasan.

[ Sumber Teks : Asri – PEH Balai TN Taka Bonerate, Foto : Dokumentasi Resor Tarupa ]