Diskusi Publik Ilegal Fishing, Pemerintahan dan Penegakan Hukum

IMG_9149Kondisi ekosistem terumbu karang dan mangrove dari hari ke hari semakin
mendapat tekanan yang besar oleh perilaku manusia yang tidak bertanggung
jawab. Tekanan tersebut besaral dari perusakan ekosistem baik secara
langsung maupun tidak langsung. Banyaknya sampah/limbah di perairan,
praktek illegal fishing, dan ada beberapa kebijakan pemerintah daerah
yang kontraproduktif dengan upaya pelestarian lingkungan, dapat
mengancam keberlangsungan kelestarian sumberdaya alam laut dan pesisir
kita. Hal ini mendorong SOLIDARITAS UNTUK TERUMBU KARANG yang terdiri
dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Selayar, GEMPITA Selayar dan Yayasan
ECOnatural Society untuk melakukan diskusi bersama stake holder terkait
untuk membicarakan persoalan tersebut dengan forum yang lebih cair tanpa
mencari siapa yang salah dan siapa yang benar, akan tetapi mencari
solusi bersama.

Para pihak yang terlibat dalam forum ini adalah Kapolres Kab. Kep.
Selayar, Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Kep. Selayar, DPRD Kab. Kep.
Selayar, Balai Taman Nasional Taka Bonerate, Kejaksaan Negeri Kab. Kep.
Selayar, Dinas Sosial Kab. Kep. Selayar, Dinas Pariwisata dan
Kebudayaan, Kantor Lingkungan Hidup, Perwakilan Nelayan,
LSM (ISET, ISSET, SILEYA SCUBA DIVERS, KOMUNITAS RUMPUT LAUT BONERATE, LP2MT), FKPI, KNPI, MEDIA MASSA, Kelompok Pencinta Alam (KPA) TAMAN NASIONAL TAKABONERATE, HNSI SELAYAR dan PPNSI SELAYAR. Bertempat di Café Konservasi “ Tempat Biasa “ Kabupaten Kepulauan Selayar tanggal 29 April 2013.

Pada dasarnya semua pihak sangat menginginkan untuk terciptanya
lingkungan yang lebih lestari dan berdayaguna, khususnya untuk kepulauan
selayar sangat diharapkan adanya penegakan hukum terkait dengan pelaku
illegal fishing dan destructive fishing tanpa pandang bulu, hal ini
disambut baik oleh Bapak Kapolres yang siap untuk bekerja secara
professional dan memberikan rasa adil kepada masyarakat dan komitmen ini
beliau paparkan dengan detail pada saat diskusi. Selain itu Taman
Nasional Taka Bonerate juga memberikan dukungan penuh untuk tetap
konsisten untuk mengamankan kawasan taman nasional dengan pendekatan
hukum dan pendekatan pemberdayaan masyarakat dan hal ini telah dilakukan oleh Balai Taman Nasional Taka Bonerate secara bertahap. Pihak media juga memberikan komitmen untuk dapat menjadi perantara dalam menyampaikan berita yang dapat mengedukasi masyarakat agar lebih berperan aktif dalam proses pelestarian lingkungan khususnya terumbu karang.

Dalam sesi diskusi ini harapan dari seluruh stakeholder yang hadir agar dari hari ke hari kondisi lingkungan sebagai sumber kehidupan masyarakat mendapatkan perhatian yang lebih bukan hanya sekedar kegiatan insidentil akan tetapi kegiatan yang dilaksanakan dan melalui proses perencanaan yang matang dan melibatkan seluruh stake holder yang ada maka persoalan-persoalan yang ada dapat terselesaikan dengan cepat dan tepat .

IMG_9154

IMG_9130 IMG_9133 IMG_9134 IMG_9135 IMG_9137 IMG_9140 IMG_9141 IMG_9152

 Photo by Asri