Jelajah Virtual Taman Nasional Taka Bonerate Bersama Exist in Exist


Kepulauan Selayar-Selasa 21 Juli 2020, Tour Guide Jalan-jalan Ke Taman Nasional yang merupakan acara webinar yang ditaja oleh Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan dan Konservasi Alam (PJLHK) menyambangi Taman Nasional Taka Bonerate dan Taman Wisata Alam Danau Matano dan Danau Towuti. Webinar ini diadakan dalam rangka menyambut Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2020 yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 10 Agustus 2020. Webinar kali ini mengusung tema “Menyambut Mentari di Sulawesi”.

Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate, Faat Rudhianto, S.Hut, M.Si menjadi pembicara dalam acara ini. Beliau memaparkan materi Jelajah Taman Nasional Taka Bonerate dengan menampilkan sejarah, potensi, serta pesona dan keindahan kawasan Taman Nasional Taka Bonerate yang merupakan kawasan dengan gugusan karang atol terbesar ketiga didunia.

“Taka Bonerate memiliki keindaan dan pesona mulai dari pulau-pulau kecil dengan pasir putihnya, air laut sebening cristal dengan gugusan karang atol, baby shark yang akan menghampiri ketika anda bermain-main di pantai, keindahan bawah laut dengan karang dan biota-biotanya, hingga pesona tradisi dan budaya masyarakatnya. Pariwisata yang tengah dikembangkan di Taman Nasional Taka Bonerate merupakan ekowisata dengan minat khusus berbasis masyarakat. Masyarakat telah dibina untuk menjadi subjek dalam pengembangan pariwisata di Taman Nasional Taka Bonerate, ada yang menjadi tour guide, pengerajin souvenir bahkan menjadi tour operator. Oleh karena itu jangan ragu, setelah dibuka kembali mari jelajah Taman Nasional Taka Bonerate sebagai salah satu upaya healing di masa pandemi covid-19 ini”

Patta Saleh, salah seorang pemandu lokal yang biasa menemani wisatawan untuk berkunjung ke Taman Nasional Taka Bonerate menceritakan bahwa pandemi covid-19 memberikan dampak yang sangat besar terhadap kunjungan di Taman Nasional Taka Bonerate. Jika pada tahun-tahun sebelumnya ia biasa menemani 100 sampai 200-an orang wisatawan dalam setahun, namun di masa pandemi ia sama sekali belum ada menemani wisatawan dikarenakan kawasan Taman Nasional Taka Bonerate yang ditutup.

“Selama masa pandemi ini kami para pemandu lokal melakukan kegiatan perawatan alat selam, penyiapan sarana dan prasarana untuk menyambut pembukaan kembali kawasan Taman Nasional Taka Bonerate, kita optimis pandemi ini akan berakhir. Selain itu dengan difasilitasi oleh Balai Taman Nasional Taka Bonerate, kami juga mengeksplorasi titik-titik penyelaman baru yang ada didalam kawasan, sehingga saat pembukaan kembali kawasan, kami memiliki hal-hal baru untuk ditawarkan kepada wisatawan, ujarnya lagi”.

Webinar kali ini juga semakin spesial karena dipandu langsung dari Jakarta oleh Exist Inexist yang merupakan News Anchor NCBC Indonesia. Sepanjang webinar dan ketika Pak Faat memaparkan materinya, Exist tidak henti-hentinya terkagum dengan pesona dan keindahan Taman Nasional Taka Bonerate. Ia mengajukan berbagai pertanyaan terkait Taman Nasional Taka Bonerate, terutama bagaimana untuk dapat sampai ke Taman Nasional Taka Boenerate. Acara ini berjalan lancar dari awal hingga akhir dengan diikuti peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Semoga Pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga kita dapat merasakan langsung keindahan alam Taman Nasional Taka Bonerate.

Teks: Khoirul Anam, S.Pi (PEH Pertama)