Mangrove Tua Di Taka Bonerate

Taman Nasional Taka Bonerate merupakan kawasan konservasi laut yang mempunyai ekosistem dominan adalah gugusan Atol dengan tutupan terumbu karang. Hampir bisa dikatakan kawasan ini hanya mempunyai gugusan terumbu karang. Untuk pulau atau daratan saja luasan tidak lebih dari 1% dari luas kawasan, yaitu daratan 526 Ha dari total luas kawasan 530.765 Ha. Dengan kondisi tersebut daratan khususnya pulau-pulau kosong memungkinkan tidak menjadi perhatian bagi para pemerhati, pengelola maupun masyarakat.

Vegetasi Daratan pulau-pulau yang ada dikawasan hampir seluruhnya ditanami dengan kelapa dan beberapa jenis perdu dan tanaman lain seperti santigi. Berdasarkan data dan informasi yang ada beberapa tahun yang lalu mengatakan bahwa Vegetasi Mangrove di Taman Nasional Taka Bonerate tidak ada (Berdasarkan database TN TBR 2005). Namun hal ini terbantahkan, bahwa setidaknya ada tegakan Mangrove yang tumbuh di dua Pulau dalam kawasan yaitu di Pulau Tarupa Kecil dan Pasitallu Timur. Untuk di Pasitallu Timur Mangrove (Rhizoporasp) umur relative masih muda dengan melihat kondisi tegakan yang diameternya masih dibawah 10 cm. Namun berbeda dengan di Pulau Tarupa Kecil, disini terdapat tegakan mangrove (Avicennia sp) dengan diameter antara 30cm s/d lebih 90cm. hal ini menunjukkan tegakan yang ada di Tarupa Kecil adalah tergolong Mangrove Tua. Yang menarik tegakan mangrove di Tarupa Kecil ini tidak ditemukan anakan, meskipun tegakan indukan tetap mempunyai buah yang semestinya dapat menjadi anakan secara generative. Di bawah tegakan hanya ada akar paku yang muncul disekitar pohon mangrove. Hal lain menunjukan bahwa jumlah tegakan mangrove di Tarupa Kecil ini hanya sebanyak 20 pohon.

Berdasarkan informasi masyarakat, tegakan mangrove di Tarupa Kecil ini telah dikeramatkan oleh masyarakat, sehingga masyarakat takut untuk menebang bahkan mengambil ranting. Terbukti bahwa di tegakan hampir tidak ada bekas parang tebangan yang dilakukan oleh manusia. Selain itu masyarakat mengatakan bahwa mangrove ini sudah ada sejak nenek moyang yang pertama berlabuh di tarupa kecil ini. Dulu pohon mangrove ini tersebar memanjang kearah laut (tenggara) yang mana ada gundukan bungin yang kondisi sekarang terpisah dengan daratan tarupa kecil akibat abrasi.

Informasi Mangrove Tua di Tarupa Kecil ini masih sangat minim dan menarik untuk diteliti. Saat kami meng-inventarisasi tegakan, beberapa spesies lain ditemukan, seperti burung bangau (kontul putih), burung camar, Kepiting laut dan sebagainya. Untuk itu kepada para pembaca, pemerhati, peneliti dan lainnya, mungkin tertarik untuk sekedar melihat mangrove tua, atau bahkan meneliti, mungkin ada kaitanya dengan keberadaan kawasan “Taka Bonerate Tempo Doeloe…”. Demikian ulasan singkat semoga bermanfaat…. -Akhmadi, S.Hut, M.Si-

Mangrove Pasitallu 1 Mangrove Pasitallu 2 Mangrove Pasitallu 3 Mangrove Pasitallu 4 Mangrove Tarupa 1 Mangrove Tarupa 2 Mangrove Tarupa 3 Mangrove Tarupa 4 Mangrove Tarupa 5