MDK Tau Pulo : Kegiatan Perdana Kepungurusan Baru

Resort Rajuni Kecil – Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar (Jum’at, 24 Januari 2020). Pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan konservasi sudah dilakukan sejak tahun 1993 oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Departemen Kehutanan (sekarang Dirjen Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) melalui Unit Pelaksana Teknis Balai KSDA dan Taman Nasional dengan pembinaan pada daerah penyangga. Karena hasilnya belum maksimal, maka sejak tahun 2006 pola pemibaan masyarakat tersebut diubah melalui Model Desa Konservasi (MDK).

Pembinaan MDK merupakan upaya nyata pemberdayaan masyarakat di sekitar dan di dalam kawasan konservasi yang dilakukan secara terintegrasi dengan pengelolaan kawasan konservasi.

Pembinaan MDK meliputi 3 kegiatan pokok, yaitu pemberdayaan masyarakat, penataan ruang/wilayah pedesaan berbasis konservasi dan pengembangan ekonomi pedesaan berbasis konservasi.

Dan pada tahun 2016 dan 2017 Balai TN Taka Bonerate dan pemerintah desa setempat mengukuhkan dua desa dalam kawasan TN Taka Bonerate menjadi MDK dengan nama kelompok “Jinato Marennu” di Desa Jinato dan “Tau Pulo” di Desa Rajuni. Dua desa ini juga menjadi role model pengembangan destinasi wisata bahari berbasis masyarakat di Taman Nasional Taka Bonerate.

Hari ini (24/01) kelompok MDK “Tau Pulo” bersama petugas Resort Rajuni Desa yang dipimpin oleh Anto Nor Fajar (Kepala Resort) dan SD Rajuni melakukan aksi bersih sampah plastik dan penanaman pohon. Sampah plastik dari kegiatan bersih sampah ini selanjutnya diserahkan kepada pengelola Bank Sampah, Asfah.

“Kegiatan ini merupakan salah satu tindaklanjut dari rencana aksi yang disusun oleh pengurus MDK “Tau Pulo” tahun 2020.” kata Asbar, ketua terpilih pada musyawarah beberapa hari lalu.

Kedepan diharapkan kelompok MDK ini makin aktif dengan mengacu pada rencana aksi hasil musyawarah yang diselenggarakan oleh anggota dan pengurus inti.

Sumber : Asri – PEH Penyelia