Patroli Rutin Temukan 94 Telur Penyu di Pulau Lantigiang

Tim menyisir sudut-sudut pulau Lantigiang

Pulau Lantigiang – Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar. (Rabu, 04 Maret 2020). Tim Resor Jinato melakukan kegiatan patroli rutin sebagaimana biasanya. Tim melakukan pemantauan di sekitaran perairan Pulau Lantigiang yang merupakan habitat peneluran penyu. Hasil pemantauan tidak ditemukan aktivitas nelayan yang mencurigakan (illegal fishing) hanya ada beberapa nelayan di sekitar pulau yang sedang memancing ikan.

Menemukan 1 Sarang Penyu, isinya 95 Butir

Tim terdiri dari fungsional POLHUT, PEH dan P3K Resor Jinato Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Jinato.

Tim patroli kemudian turun ke pulau dan memeriksa. Dari hasil pemantauan ditemukan 3 jejak dan sarang penyu, salah satunya berisi telur sebanyak 94 butir jenis Penyu Sisik. Karena posisi sarang tidak aman dan kelihatan mudah ditemukan masyarakat, maka telur-telur penyu tersebut diamankan dengan memindahkannya ke tempat peneluran semi-alami yang berada di Resort Jinato. Telur diletakkan dalam sarang buatan dengan kondisi dan kedalaman menyerupai sarang alaminya.

Digali dengan hati-hati, kemudian dipindahkan untuk keamanan

Diharapkan keberhasilan penetasan mendekati persentase menetasnya di alam.
Selain sarang baru, petugas juga melakukan pengecekan sarang-sarang lama yang ditinggalkan di Pulau Lantigiang karena lokasinya aman dari gangguan. Hasilnya satu sarang telah menetas (tersisa kulit telur) dan satu sarang masih dalam keadaan utuh. Menurut Sunadi Buki (PEH Resort Jinato) telur tersebut diperkirakan akan menetas dalam 2 sampai dengan 3 minggu kedepan.

“Melihat kondisi sarang dan jejaknya, telur ini belum terlalu lama, ini masih baru mungkin sekitar dua atau tiga minggu kedepan menetas,” jelas Sunadi Buki.

(Sumber Teks & Foto : Andi Rezki Mutmainnah – Calon PEH Resor Jinato, Editor : Asri – PEH Penyelia Balai TN Taka Bonerate)