Pelatihan Pemulihan Ekosistem Terumbu Karang dengan Metode Jaring Laba-Laba kepada Masyarakat Desa Tarupa – Taman Nasional Taka Bonerate

Benteng, 18 April 2021. Balai Taman Nasional Taka Bonerate mengadakan Pelatihan Pemulihan Ekosistem Terumbu Karang di Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Tarupa dengan metode Jaring Laba-laba (16/4).

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate, Faat Rudhianto, S.Hut., M.Si. dan didampingi oleh Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Tarupa. Peserta pada  kegiatan berasal dari kelompok binaan Balai TN Taka Bonerate yaitu, Kelompok King San dan Kelompok Pengelola Wisata Desa Tarupa.

Teknologi transplanstasi karang (coral transplantation) adalah usaha mengembalikan terumbu karang melalui pencangkokan atau pemotongan karang hidup untuk ditanam di tempat lain atau di tempat yang karangnya telah mengalami kerusakan, bertujuan untuk pemulihan atau pembentukan terumbu karang alami. Kegiatan transplantasi karang di beberapa pulau dalam kawasan taman nasional telah dilaksanakan sejak tahun 2017 dengan skala pemulihan.

“Terumbu karang berfungsi sebagai pelindung pantai sehingga perlu dijaga dan direhabilitasi, ekosistem terumbu karang yang bagus juga akan memberikan manfaat terhadap hasil tangkapan nelayan”, ucap Faat Rudhianto dalam sambutannya.

Dalam rangka memulihkan ekosistem terumbu karang maka salah satu upaya yang dilakukan oleh Balai Taman Nasional Taka Bonerate adalah melalui program transplantasi terumbu karang menggunakan rangka spider dengan melibatkan kelembagaan yang ada di masyarakat.

“Metode transplantasi karang yang sudah berhasil dilakukan oleh Balai Taman Nasional Taka Bonerate adalah rangka spider/rangka besi jaring laba-laba”, lanjut Faat Rudhianto.

Selanjutnya kepala balai membuka acara pelatihan, kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi yang disampaikan oleh Saleh Rahman dan Yusuf Ronald yang keduanya merupakan Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) di Balai Taman Nasional Taka Bonerate.

Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang teknik dan cara transplantasi karang serta meningkatkan kepedulian terhadap arti dan manfaat terumbu karang bagi keberlanjutan ekosistem pesisir.

Sumber: Balai Taman Nasional Taka Bonerate