Pendampingan Tim LIPI Pemantauan Terumbu Karang di TN Taka Bonerate

Pulau Tinabo-Taman Nasional Taka Bonerate, Rabu, 13 Juni 2019. Rencana awal akan tiba di Pulau Tinabo tanggal 23 Mei namun terkendala cuaca yang buruk tertunda sehari 24 Mei 2019.

Sebelum menuju ke kawasan, tim LIPI diterima langsung oleh kepala balai Faat Rudhianto di kantor Balai Taman Nasional Taka Bonerate dan menyelesaikan administrasi simaksi.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai Baseline monitoring Kesehatan Terumbu Karang atau Reed Health Monitoring (RHM) khusus Taman Nasional Taka Bonerate” jelas Suyarso ketua tim RHM Pusat Penelitian Oseonalogi Lembaga Imu Penelitian Indonesian. Suyarso menambahkan bahwa kegiatan monitoring ini akan dilaksanakan setiap tahunnya.

Setiba di Pulau Tinabo, tim LIPI langsung membagi 3 kelompok kecil, dilanjutkan pembagian kelompok menjadi 3 terdiri dari Tim karang, lamun/teripang dan pemetaan/ GIS.

Setiap tim didampingi dari petugas dan masyarakat dari Taman Nasional Taka Bonerate, Yusuf Ronald (PEH) mendampingi tim karang, Tim Lamun/teripang didampingi oleh Andi Irham (Petugas Lapangan) kemudian tim pemetaan/GIS (Geographic Information System) didampingi oleh Firdaus (Masyarakat Lokal).

Tanggal 25 Mei tim khusus LIPI ini masing-masing berangkat ke lokasi yang ditentukan. Tim karang ke Bungin Laloh, Taka Subu dan Taka Sirobe. Tim lamun ke pulau Tarupa besar. Tim GIS ke Taka Lamungan serta Taka Gantarang.

Tim karang menuju ke Pulau Jinato, Taka Lantigiang dan Taka Tumbor pada tanggal 26 Mei. Tim lamun ke Pulau Jinato. Tim GIS ke Pulau Belang-belang dan Pulau Tarupa kecil.

Tanggal 27 Mei Tim karang kemudian bergeser ke taka Lamungan, Taka Gantarang dan Pulau Tinabo besar. Sementara Tim lamun ke Pulau Rajuni Latondu dan Rajuni kecil. Sedangkan Tim GIS ke Latondu besar, Latondu kecil, Rajuni kecil.

Keesokan harinya tanggal 28 Mei, Tim karang ke menuju pulau Belang-belang, Pulau Tarupa kecil dan Latondu kecil. Tim lamun ke Pulau Rajuni kecil dan Rajuni Besar. Tim GIS ke Taka Tumbor.

Tanggal 29 Mei, Tim bertolak menuju Pulau Selayar. Di kota Benteng TIM menginput data-data yang diperoleh dari lapangan selama 2 (dua) hari yaitu tanggal 30-31 Mei. Penginputan rampung tepat pada waktu yang telah ditentukan sehingga tanggal 1 Juni Tim bisa kembali ke Jakarta.

Sumber Teks/Foto : Yusuf Ronald – PEH
Editor : Asri – PEH