Peninggalan Sejarah

  • Taka Miriam dimana terdapat meriam kuno milik tentara Belanda
  • Taka Gantarang merupakan tempat bertemunya pejuang dari kawasan untuk menyusun kebijakan dan peraturan serta terdapat meriam kembar yang diperkirakan berasal dari barang dagangan yang tumpah dari kapal karam milik pedagang-pedagang Cina masa lampau.
  • Taka Balanda merupakan tempat pertahanan serdadu Belanda dan terdapat jangkar besar milik kapal Belanda yang karam
  • Pulau Rajunimerupakan pusat kerajaan/pemerintahan kawasan Taka Bonerate pada masa lampau. di Pulau Rajuni Kecil terdapat Makam KH. Muh Said (Puang Maros) yang merupakan penyebar agama Islam yang pertama di kawasan TN Taka Bonerate dan beliaulah yang pertama “mendaratkan” orang-orang bajo agar bertempat tinggal di daratan. Sedang putranya KH. Abd Muin Dg Ma’Sikki (Puang Kali’) adalah seorang ulama besar di Kabupaten Kepulauan Selayar.
  • Pulau Tambuna merupakan tempat memakamkan pejuang kawasan Taka Bonerate yang gugur dalam pertempuran dengan Belanda
  • Pulau Lantigiangmerupakan tempat melantik pimpinan/ pejabat pemerintahan dan pejuang di zaman kolonial
  • Bungin Kamase merupakan tempat membuat kesepakatan dan membagi bersama hak-hak atas sumber daya laut dan darat dari hasil kerjasama diantara kelompok-kelompok masyarakat dalam kawasan yang melibatkan raja Buton, Bugis, Makassar, Selayar dan Lolo Bajo.
  • Taka Lamunganmerupakan tempat pemakaman para pejuang yang gugur dalam pertempuran.