Resort Latondu Rajuni

Resort Latondu Rajuni berada pada bagian utara kawasan Taman Nasional Taka Bonerate yang terdiri atas Pulau Latondu Besar, Pulau Latondu Kecil, Taka Latondu, Pulau Rajuni Kecil, Taka Silebu, Taka Rajuni, Taka Rajuni Timur, Pulau Rajuni Besar, Bungin Tinabo, Taka Tumbor dan Taka Tumbor Kecil. Pulau Latondu Besar termasuk dalam Zona Khusus. Taka Latondu dan perairan disekitarnya masuk dalam Zona Pemanfaatan. Pulau Latondu Kecil masuk dalam Zona Inti. Pulau Rajuni Kecil termasuk dalam Zona
Khusus, sedangkan kawasan taka yang ada termasuk dalam Zona Pemanfaatan. Bungin Tinabo masuk dalam Zona Perlindungan Bahari. Pulau Rajuni Besar termasuk dalam Zona Khusus, sedangkan kawasan taka yang ada termasuk dalam Zona Pemanfaatan.

Taka Latondu

Taka Latondu adalah paparan taka berbentuk lonjong yang terletak di sisi utara kawasan TN Taka Bonerate, dan letaknya disebelah timur Pulau Latondu Besar. Taka Latondu
merupakan taka yang cukup luas, diperkirakan mencapai 2.000 Ha. Bentuk taka memanjang dari sebelah Barat ke Utara. Posisi ini sangat terbuka sehingga mendapatkan
pengaruh angin dan ombak yang kuat baik pada musim Barat dan musim Timur. Taka ini terdiri atas paparan karang hidup seluas ±253 ha, lamun ±398 ha, paparan pasir ±411
ha dan karang mati seluas ±197 ha, serta terdapat kolam-kolam pasang surut yang dangkal. Topografi dasar perairan landai, dikelilingi oleh tubir yang tidak terlalu
curam menjadikan lokasi ini menjadi lokasi tangkap masyarakat, utamanya masyarakat Pulau Latondu, Pulau Rajuni dan pulau-pulau lain.

Pulau Latondu Besar

Pulau Latondu Besar dengan luas pulau ±101 ha dengan dikelilingi oleh terumbu karang baik karang hidup dan karang mati, padang lamun dan pasir putih. Pulau Latondu
Besar merupakan pulau berpenghuni dengan jumlah penduduk sebanyak 798 jiwa dengan jumlah rumah tangga sebanyak 189 rumah tangga. Penduduk dengan mayoritas mata
pencaharian sebagai nelayan sama seperti pulau lainnya yang terdapat di kawasan TN Taka Bonerate. Sarana dan prasarana yang terdapat di pulau ini cukup lengkap. Untuk
mendukung kegiatan wisata dalam kawasan TN Taka Bonerate perlu adanya program pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku usaha pariwisata dengan pola kemitraan dan
penyediaan fasilitas-fasilitas penunjang pariwisata. Di Perairan Pulau Latondu Besar terdapat 2 (dua) spotdive yaitu Spot Wall Reef dan Spot Wall Reef 3.

Pulau Rajuni Kecil

Pusat pemerintahan Desa Rajuni terletak di Pulau Rajuni Kecil yang sejak dulu menjadi pusat kerajaan/pemerintahan kawasan Taka Bonerate. Secara geografis, pulau ini
terletak pada pada posisi geografis S 6°32’351” dan E 120°59’814” berdasarkan titik base mark dengan luas wilayah daratan sekitar ±30 Ha dengan panjang ± 2.000 m dan
lebarnya 450 m. Pulau ini dihuni oleh 246 KK atau 1.260 jiwa (80,7% penduduk Desa Rajuni) dimana 709 jiwa berjenis kelamin laki-laki dan 551 jiwa berjenis kelamin
perempuan (Statistik TN. Takabonerate, 2012).

Secara kuantitatif penduduk Desa Rajuni didominasi oleh dua etnis yakni etnik Bajau (52,1%) dan etnik Bugis (45,7%), serta 2,1% pendatang dari Selayar, Makassar,
Flores dan lain-lain. Dalam interaksi sosialnya kedua etnik ini berjalan harmonis dan dinamis yang ditandai dengan penggunaan bahasa Bugis dan Bajau sebagai bahasa
berkomunikasi sehari-hari oleh penduduk setempat (Studi Sosial Ekonomi – PSTK Unhas, 2000).

Sebagai daerah kepulauan, umumnya masyarakat di Desa Rajuni menggantungkan hidupnya dari aktifitas kenelayanan. Hal ini terihat dari mata pencaharian utama yang
digeluti sebagian besar penduduk Desa Rajuni sejak dahulu yakni sektor perikanan dengan jenis usaha sebagai nelayan, pengusaha pelayaran dan pedagang hasil laut maupun
penjual bahan-bahan kebutuhan pokok. Selain itu, sebagian kecil penduduk Desa Rajuni berprofesi sebagai PNS dan TNI yang ditugaskan di Desa Rajuni.

Pulau Rajuni Besar

Pulau Rajuni Besar terletak di sebelah selatan pulau Rajuni Kecil pada posisi geografis 06034’15,3” S ; 121001’32,5” E, dengan luasan ±35 ha. Kawasan ini didominasi
oleh dua suku etnis utama, yaitu Bajo/Bajau (dari Sulawesi Tenggara) dan Bugis (dari daratan Sulawesi Selatan dan Selayar). Pulau Rajuni Besar hanya dihuni 80 KK atau
302 jiwa (19,3% penduduk Desa Rajuni) dimana 160 jiwa berjenis kelamin laki-laki dan 142 jiwa perempuan (Statistik TN. Takabonerate, 2012).

Sejak dahulu mata pencaharian masyarakat kawasan adalah sektor perikanan, dari nelayan, pedangan ikan, pengusaha hasil-hasil laut dan penjual bahan-bahan kebutuhan
pokok, serta pengusaha pelayaran, yang semakin bertambah waktu, jumlahnya mengembang.

Desa Rajuni juga memiliki fasilitas umum yang cukup lengkap mulai dari sarana pendidikan, kesehatan dan peribadatan serta prasarana pendukung seperti sarana
penyulingan air bersih, jaringan jalan dan listrik yang masih berupa listrik generator.