Terjerat Jaring, Penyu Cacat Berjenis Sisik diserahkan Ke Balai TN. Taka Bonerate

Benteng – Kepulauan Selayar (Sabtu, 19 Januari 2019). Salah seorang warga Benteng, Supriadi menyerahkan seekor biota laut dilindungi yaitu Penyu Sisik yang terjerat di jaringnya saat melaut (pukat).

Serah terima Si Penyu, Petugas Balai TNTBR Irfandy dengan Pak Datu Kampung Penyu

“Penyunya terjerat pukat saya, karena saya liat kondisinya kurang sehat dan cacat jadi saya bawa ke sini” Jelas Supriadi yang sehari-hari nelayan

Penyu ini terjerat di sekitar Pantai Bonea, Kecamatan Benteng Kabupaten Kepulauan Selayar, kejadiannya pagi ini (19/01) sekira pukul 07.45 WITA.

Kondisi penyu lemah, kurus dan cacat tanpa kaki depan sebelah kanan. Untuk pemulihan kondisi, saat ini dilakukan habituasi dititip di Kampung Penyu.

“Segera lakukan pemulihan kondisi dan habituasi, titipkan di Pak Datu Kampung Penyu” perintah Faat Rudhianto Kepala Balai TN Taka Bonerate.

pengukuran karapas si penyu oleh petugas balai TNTBR Ajadin Anhar dan pak Datu

Di Kampung Penyu dilakukan kembali pemeriksaan kondisi fisik dan pengukuran karapas (panjang 32 cm, lebar 28 cm). Setelah itu dimasukkan ke kolam penampungan.

“Pada umumnya penyu yang terdampar memiliki kondisi yang tidak stabil, tidak dapat berenang dengan baik dan cenderung mengapung saja. Hal tersebut berlangsung selama 2-3 hari.” Jelas pak Datu selaku pengelola Kampung Penyu.

Call Center Balai TN. Taka Bonerate

 

Kepala Balai Faat Rudhianto mengucapkan terima kasih kepada pak Supriadi dan pak Datu atas kepeduliannya terhadap kelestarian biota laut dilindungi ini. Diharapkan jika ada warga yang menemukan jenis biota laut dilindungi bisa menghubungi Call Center kami di 0811-418-481

Sumber : Asri – PEH