Resort Tinabo

Resort Tinabo terdiri dari beberapa pulau dan taka yaitu Pulau Tinabo Besar, Pulau Tinabo Kecil, Pulau Tinanja, Bungin Tinanja, Taka Lasalimu, Taka Sirobe, Taka Takere, Taka Tobajo, Taka Subu dan Taka Mattongkoang. Pulau Tinabo Kecil, Pulau dan Bungin Tinanja masuk dalam Zona Inti. Taka Lasalimu masuk dalam Zona Perlidungan Bahari. Pulau Tinabo Besar dan Taka Sirobe, Taka Takere, Taka Tobajo, Taka Subu dan Taka Mattongkoang dan perairan disekitarnya masuk dalam Zona Pemanfaatan .

SONY DSCPulau Tinabo Besar

Salah satu destinasi wisata yang amat populer di TN Taka Bonerate adalah Pulau Tinabo.  Pulau Tinabo merupakan salah satu pulau yang tidak terdapat penduduk didalamnya, kecuali petugas Balai TN Taka Bonerate. Pulau Tinabo merupakan pusat wisata bahari di TN Taka Bonerate. Luas daratan pulau sebesar ±17,2 Ha. Luas Pulau Tinabo dan perairan sekitarnya yang termasuk dalam zona pemanfaatan peruntukan wisata sebesar ±360 Ha. Pulau Tinabo memiliki substrat pasir pantai berwarna putih dengan topografi daratan yang landai antara 0-2 meter dan vegetasi darat dominan berupa tanaman kelapa, santigi, ketapang, rumput-rumputan, dan perdu-perduan.

Keindahan keanekaragaman hayati bawah laut dan keindahan alamnya yang memukau, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang datang ke pulau ini. Aktivitas utama yang dapat dilakukan pengunjung adalah diving, snorkeling dan canoing. Selain itu, para pengunjung dapat menikmati indahnya sunrise dan sunset di pantai berpasir putih atau sekedar berjemur sambil memandang indahnya panorama alam sekitar. Pengunjung dapat pula melakukan kegiatan transplantasi karang, penanaman pohon penghijauan, atau pelepasan tukik ke laut, dengan dibantu oleh petugas yang terdapat di lapangan.

Persentase tutupan karang di Perairan Pulau Tinabo Besar berkisar antara 3,05% – 57,59%. Ditemukan kurang lebih 24 family ikan karang, dengan kelimpahan individu sebesar 257,4 ekor/10 m2. Ditemukan pula jenis biota lainnya seperti penyu hijau, penyu sisik, ikan hiu, berbagai jenis kima, ikan pari, lobster, Linckia sp. serta berbagai jenis moluska (kerang-kerangan).

Sarana dan prasarana yang terdapat di Pulau Tinabo Besar antara lain pos jaga, musholla, fasilitas penginapan, dive center, kafe, dermaga, shelter, gasebo, serta fasilitas lainnya yang mendukung aktivitas wisata bahari terutama informasi wisata dan kelengkapan sarana usaha transpotasi. Terdapat pula generator dan panel surya sebagai sumber pembangkit listrik, serta rainwater harvest.

Kegiatan yang diarahkan di sekitar Perairan Tinabo Besar adalah kegiatan menyelam, snorkeling, canoing, menikmati panorama sunset dan sunrise, bermain/memberi makan anak hiu, transplantasi karang, pelepasan tukik penyu dan penanaman pohon/penghijauan. Terdapat 3 spotdive dengan jarak cukup dekat dari Pulau Tinabo Besar, yaitu Spot Acropora Point (jarak dari Pulau Tinabo Besar ±600 meter), Spot Corina Corner (±620 meter) dan Spot Ibel Orange  (±900 meter).

Taka Sirobe Taka Takere, Taka Tobajo, Taka Subu dan Taka Mattongkoang

Taka atau paparan karang yang tidak timbul di permukaan air laut merupakan cikal bakal sebuah pulau. Kawasan Taka Sirobe, Taka Takere, Taka Tobajo, Taka Subu dan Taka Mattongkoang, merupakan kawasan yang terdiri atas kumpulan karang hidup, karang mati dan padang lamun yang menjadi tempat berkumpulnya ikan-ikan laut ekonomis yang dapat dikonsumsi sehingga merupakan salah satu kawasan yang menjadi lokasi tangkap bagi masyarakat dalam kawasan TN Taka Bonerate. Luas kawasan Taka Sirobe, Taka Takere, Taka Tobajo, Taka Subu, dan Taka Mattongkoang sebesar ±5.260 Ha. luas karang hidup mencapai 53% dari luas keseluruhan kawasan taka.