Warga Selamatkan Penyu di Perairan Jinato

Jinato, 24/01/2022 – Selama dua hari berturut, 2 (dua) ekor Penyu Hijau diserahkan nelayan kepada petugas di Resort Lantigiang. Penyu ini keduanya ditemukan oleh nelayan yang sedang beraktivitas mencari ikan di perairan Pulau Jinato.

Pada minggu (23/01/22), seorang nelayan bernama Pak Tasun, warga Desa Jinato menemukan penyu yang secara tidak sengaja tersangkut/terjerat jaring miliknya ketika ia sedang menangkap ikan. Penyu tersebut kemudian ia serahkan kepada petugas Resort Lantigiang, Balai TN Taka Bonerate untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan ukuran, jenis, dan kondisi kesehatan. Setelah dilakukan pendataan, diketahui bahwa penyu yang tidak sengaja terjerat jaring itu merupakan jenis Penyu Hijau dengan panjang karapas 40 cm dan lebar 38 cm, serta kondisi kesehatan yang baik dan tidak ditemukan luka atau cacat. Setelah yakin akan kondisi kesehatan penyu tersebut, petugas akhirnya melakukan pelepasliaran penyu tersebut di pantai sebelah Timur Pulau Jinato.

Keesokan harinya, senin (24/01/22), seorang nelayan Desa Jinato bernama Kadir, juga menemukan seekor penyu ketika ia sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut. Bedanya, penyu yang ia temukan dalam keadaan terjerat sampah tali di perairan sebelah Barat Pulau Jinato. Penyu ini kemudian ia serahkan kepada petugas Resort Lantigiang untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan. Setelah dilakukan identifikasi, dengan memperhatikan bentuk, pola dan warna karapasnya, penyu ini juga merupakan Penyu Hijau, sama seperti penemuan pada hari sebelumnya. Akan tetapi, Penyu Hijau Remaja ini memiliki ukuran yang lebih besar. Penyu ini memiliki karapas berukuran panjang 43 cm dan lebar 40 cm. Setelah dilakukan pemeriksaan, penyu ini dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan adanya luka dan kecacatan, sehingga petugas bergegas melakukan pelepasliaran di pantai sebelah Timur Pulau Jinato.

Dari dua kejadian ini, kita patut bersyukur karena masyarakat sudah semakin sadar bahwa penyu merupakan satwa yang harus dilindungi dan dilestarikan demi menjaga keseimbangan ekosistem laut. Semoga penyu-penyu ini dapat terus bertahan hidup, tumbuh menjadi penyu dewasa dan berkembang biak.

Sumber: Resort Lantigiang, SPTN Wilayah II Jinato

Related Posts