Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar;
Gubernur Sulawesi Selatan, Bapak Prof.Dr.Ir. Nurdin Abdullah, M.Agr. didampingi Bupati Kep. Selayar, Bapak Muh. Basli Ali, dan Kepala Balai TN Taka Bonerate, Bapak Faat Rudhianto, melakukan pemantauan pulau-pulau dan Atol yg berada di dalam kawasan TN Taka Bonerate pada Rabu, 03 Februari 2021 Pukul 10.00 s/d 12.00 WITA dengan menggunakan Helikopter. Kegiatan ini merupakan atensi Bapak Gubernur atas jual beli Pulau Lantigiang yang beberapa hari ini sedang viral di media. Bapak Gubernur menyampaikan, bahwa pulau-pulau dalam kawasan TN Taka Bonerate merupakan asset negara yang tidak bisa dimiliki secara pribadi, dan beliau akan terus memonitor progres proses hukum kasus yang sedang berjalan. Lebih lanjut Gubernur Sulsel berpesan, agar kawasan konservasi ini benar-benar dikelola dan dijaga degan baik sebagai kawasan strategis nasional, termasuk dengan status cagar biosfernya. Prof. Nurdin juga mengungkapkan, melalui Pemprov Sulsel beliau akan selalu mendukung kebijakan dan pembangunan sarpras transportasi (dermaga dan bandara), termasuk penyediaan kapal cepat.

Potret Pulau Lantigiang dari Udara
Pada kesempatan yang sama, Bapak Muh. Basli Ali sebagai Bupati Kab. Kepulauan Selayar, mengusulkan kepada Bapak Gubernur agar membangun bandara di Pulau Kayuadi sebagai pulau terdekat dengan kawasan TN Taka Bonerate. Hal ini dimaksudkan guna memperlancar kunjungan wisata ke TN Taka Bonerate dan sebagai upaya dalam persiapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kepariwisataan Kab. Kepulauan Selayar.
Pada kegiatan ini, Kepala Balai juga mengusulkan kepada Bapak Gubernur dan Bapak Bupati agar Pemda Selayar dapat menyediakan sarana transportasi yang beroperasi secara rutin dari Benteng (Ibu Kota Kab. Kepulauan Selayar) ke pulau-pulau dalam kawasan TN Taka Bonerate, membangun dermaga di Pulau Rajuni, termasuk memberikan subsidi transportasi laut. “Selama ini pengunjung yang ke TN Taka Bonerate menggunakan kapal carter yang sewanya cukup mahal. Jika transportasi rutin tersebut tersedia dengan biaya murah, TN Taka Bonerate dan Kab. Kepulauan Selayar akan ramai dikunjungi dan menggeliatkan ekonomi masyarakat Kepulauan Selayar (multiplier effect)“, ungkap Faat Rudhianto.
Semoga dengan kunjungan Bapak Gubernur Sulawesi Selatan ini, semakin memperkokoh sinergi yang telah terbangun dalam upaya pengelolaan Taman Nasional Taka Bonerate yang lebih baik.
: Yusuf Ronald
: Adpim Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan